Bahan-bahan Bangunan Krusial Buat Membangun Rumah

Bahan bangunan penting untuk membangun rumah. Sebelum membuat rumah, ada beberapa bahan yang harus tersedia sebelum bangunan bisa dimodelkan. Membangun rumah dari nol atau merenovasi ruang membutuhkan berbagai perhitungan. Selain bahan bangunan, tentunya Anda perlu menyiapkan dana yang relatif kecil.

 Jika Anda ingin bebas masalah dalam hal ini, Anda dapat mengirim ke layanan kontrak seperti layanan konstruksi perumahan. Namun ada baiknya jika Anda benar dalam merencanakan bahan bangunan sejak awal, ini jelas memilih kualitas bahan yang digunakan. Anda dapat mempertimbangkan dengan cermat setiap dana yang digunakan untuk membeli bahan bangunan tersebut. Bahkan, kecuali jika uang Anda terkumpul untuk membangun semuanya sekaligus, sebaiknya rencanakan untuk membangun secara bertahap.

 Sebelum membeli toko bahan, ada baiknya Anda mempertimbangkan jenis bahan bangunan berikut ini:

 Jenis bahan bangunan

Ada banyak jenis bahan bangunan yang digunakan untuk membangun rumah. Lihatlah daftar di bawah ini dan putuskan bahan bangunan apa yang Anda butuhkan.

Batu pondasi.

Bahan ini diperlukan untuk membentuk fondasi bangunan. Anda dapat menggunakan batu sungai, batu gunung atau batu bata untuk membangun fondasi.

Semen.

Peran beton dalam pembangunan rumah sangat penting, mulai dari pengikatan batu pondasi, penyambungan bata pada dinding, plesteran dinding, hingga pembuatan lantai beton ekspos. Karena banyaknya semen yang dibutuhkan, terkadang semen diganti dengan batu kapur untuk menghemat biaya.

Pasir

Pasir bersama beton dan air akan menjadi pasta untuk merekatkan batu dan bata, membangun dinding dan tiang yang kokoh. Kualitas tidak berbohong. Semakin baik kualitas pasir yang digunakan, semakin baik dan kuat campurannya.

Baja.

Bahan bangunan ini berperan sebagai struktur yang memperkuat dinding. Terkadang baja ringan juga digunakan untuk menggantung atap. Ingin memilih atap baja ringan untuk konstruksi atap rumah? Cari tahu tentang berita baja ringan di sini: kayu dan bambu. Selain digunakan untuk konstruksi, kayu juga sering digunakan untuk lantai, dinding, rangka dan tangga. Sedangkan bambu direncanakan untuk proses pembangunan.

Kerikil 

Bahan bangunan ini sering digunakan untuk mencampur semen dan pasir untuk membuat beton.

Batako tanah liat / batako / bata ringan.

Batu bata tidak dapat dipisahkan sesuai dengan proses konstruksinya. Sifatnya yang segar dan kuat membuatnya sangat populer. Untuk menghemat uang, batu bata sering diganti dengan batu bata yang lebih murah, tetapi tidak sekuat batu bata dan cenderung terlalu panas. Bata ringan atau hebel inilah yang kini disukai konsumen. Terbuat dari campuran bata putih dan ringan, pasir kuarsa, semen, kapur, gipsum, dempul aluminium dan air.

Ini lebih ringan dan lebih kuat dari batu bata tanah liat, tetapi lebih mahal dan harus direkatkan dengan mortar semen.

Genteng

Genteng tanah liat mungkin yang paling populer di Indonesia. Atau, ada asbes dan logam, yang ringan tetapi menghantarkan panas dengan cepat ke dalam rumah. Kini juga ada ubin berbahan plastik, karet daur ulang dan serat selulosa yang lebih ramah lingkungan dan relatif aman saat terjadi gempa. Ada juga ubin aspal, ubin keramik, dan sirap kayu. Jika rumah Anda berkonsep minimalis, simak lima jenis ubin yang cocok untuk rumah minimalis berikut ini. Lantai, dinding kamar mandi, bahkan dapur membutuhkan keramik yang beragam. Selain bahan, desainnya pun kini lebih beragam.

Selain bahan utama bangunan tersebut, masih banyak bahan lain yang dibutuhkan tergantung dari jasa bangun rumah atau ruangan yang diinginkan, mulai dari kusen, pintu, jendela, pipa, kran, kunci, cat, kaca, paku, lampu, kabel listrik. .

Leave a Comment