Manfaatkan Aplikasi Buku Warung Untuk Pembukuan Toko

 

Jika Anda memiliki toko sebaiknya memiliki pencatatan keuangan yang baik. Tak sedikit mereka yang baru merintis usaha terkadang mengabaikan pembukuan yang mencatat detail aliran keluar-masuk uang. Jadikan pembukuan keuangan jadi bagian utama yang mengantarkan kesuksesan usaha dan ketahui cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil yang pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) wajib tahu.

Membuat pembukuan keuangan untuk UMKM sebetulnya tidak rumit. Seorang perintis usaha, dianjurkan membuat pembukuan keuangan usaha sejak awal usaha dirintis.

Sebuah perusahaan besar biasanya menyerahkan pencatatan keuangan pada seorang akuntan profesional, yang sudah berpengalaman yang dapat mereka gaji untuk mengerjakan pembukuan.

Namun bagi mereka yang baru merintis usaha, pembukuan aliran kas bisa dilakukan sendiri. Berikut ini kiat membuat catatan keuangan bagi UMKM yang baru memulai usaha:

  1. Buat Catatan Pengeluaran
  2. Catatan Pemasukan
  3. Buat Buku Kas Utama Pada Cara Membuat Pembukuan Keuangan
  4. Buku Stok Barang Pada Cara Membuat Pembukuan Keuangan
  5. Catat Inventaris Barang
  6. Buku Laba Rugi

Pandangan pembukuan keuangan merepotkan sebaiknya dihindari. Sebab dengan mencatat aliran kas, seorang perintis usaha bisa mengetahui detail keuntungan yang diperoleh.

Dia juga bisa mendapat gambaran prospek kelangsungan usahanya. Bukanya hanya itu, ketika sebuah usaha mulai berkembang dan pembelian semakin meningkat, maka jumlah transaksi yang dilakukan pun semakin banyak.

Dengan begitu, penting untuk memperhatikan jumlah pemasukan, utang, dan piutang sehingga pemilik usaha dapat menghitung jumlah margin bahkan meningkatkan profit keuangan secara maksimal. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 Pasal 28, beberapa hal yang perlu dicatat dalam pembukuan diantaranya data yang meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan, biaya serta jumlah harga perolehan dari penyerahan barang atau jasa, yang ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca dan laporan laba rugi untuk periode tahun pajak tersebut.

 

Informasi yang cukup banyak itu membuat anggapan pembukuan hanya diperlukan oleh perusahaan besar saja. Padahal usaha kecil juga sangat membutuhkannya karena banyak manfaat pembukuan yang bisa didapat.

Mengabaikan pencatatan keuangan bisa memicu tertundanya proses usaha, kecurangan dalam usaha, bahkan kebangkrutan karena pemilik usaha tidak dapat mengambil kebijakan yang tepat terkait pemasukan dan pengeluaran.

Untuk membuat laporan keuangan toko Anda bisa menggunakan aplikasi laporan keuangan gratis seperti Buku Warung. Memberikan kemudahan bagi pemilik toko dalam pencatatan segala transaksi, memiliki fitur pengingat utang, mengelola stok otomatis, memiliki laporan keuangan setiap hari, dan masih banyak lagi.

Buku Warung menjadi aplikasi akuntansi gratis yang sangat bermanfaat bagi pemilik toko atau pelaku UMKM sehingga dapat mengatur keuangan dengan baik, praktis, dan efisien. Tunggu apalagi, segera download Buku Warung pada gadget Anda.

 

Leave a Comment