2 Jenis Broker Forex yang Perlu Diketahui

Broker ada dua jenis yang dapat Anda ketahui, Pertama broker Bandar atau dikenal dengan Dealing desk dan kedua adalah broker non Bandar atau dikenal dengan istilah No dealing desk. Keduanya memiliki perbedaan dalam kinerja, agar dapat mengetahui perbedaannya, berikut uraiannya lebih lengkap.

Dealing Desk

System broker ini memang sedikit agak merugikan para klien yang biasa bermain forex. Jadi dapat dikatakan kinerjanya adalah bagaimana melawan trading Anda dengan menerapkan gaya kinerja dari broker itu sendiri.

Sebagian besar broker semacam ini akan mempermudah pendaftaran para pemain forex baru sehingga ketika sudah mulai bermain, maka broker akan menggunakan jurus-jurusnya agar Anda tidak menang.

Seandainya dengan tidak menang Anda mendapat keuntungan hingga seratus persen maka broker pun akan mendapatkan keuntungan dengan jumlah yang sama.

Beberapa kecurangan yang digunakan broker ini harus Anda ketahui agar terhindar dari system Dealing Desk Ini, yaitu Server sering mengalami down, kemudian ketika Anda order dibuat lambat sehingga Anda sedikit rugi, website menjadi hang, harga dibuat tidak berubah, harga pun dimanipulasi hingga beragam cara seperti Leverage dapat mencapai 1: 1000, bebas bunga dan sebagainya yang tidak logis karena tidak ada perjanjian hitam di atas putih.

Mereka pun tentu tidak dapat dikenakan pasal karena semua transaksi dilakukan secara elektronik. Oleh karenanya jika iming-iming yang sedikit berlebihan sebaiknya Anda pastikan tidak langsung mendaftar dan mendepositkan uang Anda untuk berinvestasi. Broker pada umumnya membantu trader, tetapi kenyataannya ia memanfaatkan uang trader untuk melakukan trading forex dengan gayanya sendiri.

Itulah mengapa disarankan mencari broker resmi agar terhindar dari hal-hal tersebut.

Non Dealing desk

Umumnya system ini hanya mengambil keuntungan dari selisih baik harga jual dan harga beli forex. Kelebihan system ini umumnya digunakan oleh para broker resmi yang sudah memiliki ijin.

Sehingga mereka akan membantu meneruskan order dari para trader kepada para provider yang menjadi mitra broker. Tentunya transaksi menjadi lebih riil dan cepat mendapatkan hasil. Gaya dalam trading para trader pun tidak dibatasi oleh broker, sehingga trader dapat bebas menggunakan gayanya sendiri dalam bertrading.

Hal tersebut dapat terwujud karena antara broker dan trader sudah sepakat mengenai keuntungan yang didapat seperti apa dan darimana sumbernya berasal. Selain itu harga yang tersedia di broker pun murni tanpa dimanipulasi sehingga dapat berubah-ubah yang dapat diketahui dengan Anda pantau secara intensif.

Akan tetapi memang ada sedikit konsekuensi dimana spread komisi broker pun akan berubah-ubah menyesuaikan harga beli dan jual forex.

Dari kedua broker forex Indonesia tersebut, yang menggunakan system Non Dealing Desk adalah yang paling baik dan hanya ada pada broker resmi. Mereka lebih senang jika Anda menang karena akan mendatangkan komisi juga kepada mereka berbeda, dengan system Dealing Desk.

Oleh karena itu untuk ikut bermain dengan system non dealing desk Anda tidak mudah mendaftarnya, karena harus melengkapi dokumen pelengkap seperti copy rekening tabungan, serta dokumen penunjang lainnya yang dibutuhkan.

Setelah itu menunggu kurang lebih dua minggu untuk dikonfirmasi oleh costumer service, maka barulah akun rekening untuk trading Anda selesai dibuat. Cukup lama bukan?

Tetapi dengan sabar menunggu prosesnya pun akan berbuah manis. Jika Anda bertemu dengan broker yang menggunakan system kombinasi antara keduanya Dealing desk dan Non dealing Desk, maka ikuti saja karena keuntungannya ia akan membantu bila trader melakukan trading dengan nilai yang kecil, untuk yang nilainya besar akan diberikan ke broker lain.

Leave a Comment